shale-gas-drill

Shale Gas


Waduhh baru bisa posting lagi nih.. sampe tmbuh sarang laba- laba nih blog…  hahah Langsung aja bro..  baru2 ni sy lg asiik diskusi tentang Shale gas.. yang rumornya lagi banyak di kembangin di negeri Paman Sam… sbenrnya isu isu perkembangan shale gas dah dari jaman bahola.. alias dah lama. Yang saya baca dari beberapa  sumber  termasuk blog2 tetangga..shale gas ini memang memiliki nilai ekonomis buat di kembangin.., Nah mungkin skarang timbul pertanyaa dari kalian smua sbenernya Shale gas itu apa sih… Nah disini akan kita bahas:

Klo dari yg sy baca  scara terminologi  shale gas merupakan gas yang dihasilkan dari proses ekstraksi pada Shale. Proses ekstraksi ini dilakukan dengan metode  hydraulic fracturing atau biasa disebut ‘ fracking” .Metode ini dilakukan dengan menginjeksikan air dengan tekanan tinggi pada lapisan shale untuk meciptakan fracture (rekahan) dengan maksud  agar si gas bisa keluar. Terus kenapa mesti dilakukan dg metode ini..??? Mungkin kalian smua dah tau klo yang namanya shale itu memmiliki permeabilitas yang buruk.. hal ini menyebabkan gas ga bisa keluar secara mudah.. apalagi klo ga ada recervoir yag bagus. oleh karna itu diciptakan fracture -fracture dengan metode ini untuk meningkatkan permeabilitas dari shale.

Secara simple sebenranya shale gas ini juga merupakan tindakan efisiensi ekspulsi gas dari shale itu sendiri.. Biar cepet di produks biar ga kelamaan nunggunya,,,hahha. Untuk metode drilingnya shale gas ini digunakan metode Horizintal Drilling. Trus kita ga harus nyari gas pada recevoir tapi skrang bisa langusng ke batuan induknya…. .Image

Potensi gas shale Indonesia terutama berada di Kawasan Indonesia Timur. Berdasarkan data yang dikeluarkan ITB, potensi gas shale mencapai 1.000 TCF.Tetapi menurut  data Ditjen Migas, potensi shale gas di Indonesia mencapai 570 triliun kaki kubik (TCF).Berdasarkan hasil identifikasi yang dilakukan pemerintah, hingga saat ini terdapat 7 cekungan di Indonesia yang mengandung shale gas dan 1 berbentuk klasafet formation. Cekungan terbanyak berada di Sumatera yaitu berjumlah 3 cekungan, seperti Baong Shale, Telisa Shale dan Gumai Shale. Sedangkan di Pulau Jawa dan Kalimantan, shale gas masing-masing berada di 2 cekungan. Di Papua, berbentuk klasafet formation.

Berdasrkan informasi dari blog tetangga pada awal tahun 2008, Terry Englander, seorang profesor geosains di Pennsylvania State University, dan Lash Gary, seorang profesor geologi di Universitas Negeri New York di Fredonia, mengejutkan semua orang dengan memperkirakan bahwa Marcellus Shale formation (lapangan shale gas di Appalachian Basin, USA) mungkin berisi lebih dari 500 triliun kaki kubik gas alam .  sehingga ini melampaui Shale Barnett dari Texas, mungkin 10% dari gas yang (50 triliun kaki kubik). Bahwa volume gas alam akan cukup untuk memasok seluruh Amerika Serikat selama dua tahun dan memiliki ekonomis senilai satu triliun dolar! WOOWOWOWOWOW

Menurut Direktur Jenderal Minyak dan Gas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Evita H Legowo, sekitar 60 perusahaan telah menyatakan minatnya untuk menangkap peluang investasi shale gas itu. “Bagi Indonesia, shale gas merupakan sesuatu hal yang baru. Namun, kami harus menangkap peluang itu di tengah-tengah besarnya minat investor untuk melakukan investasi di sektor itu,” ujarnya. Saat ini, biaya ekstraksi shale gas lebih tinggi dibandingkan dengan biaya untuk ekstraksi gas konvensional atau batubara, tetapi kemajuan lebih lanjut teknologi pengeboran dapat membantu mengurangi biaya ekstraksi shale gas.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s