ww

“Trip To North Banjarnegara” weleh-weleh….


 Tanggal 8-9 0ktober 2010

ane & temen ane jalan-jalan ke kalibening. Motivasi kita jalan jalan ke kalibening sebenernya buat liat rembesan minyak seperti yang ditulis dalam emailnya pak gunawan dan pak awang. Malamnya, sebelum berangkat kami dah bikin planing buat kegiatan di kalibening, biar terorganisir acaranya. Kita juga print literatur kondisi geologi daerah kalibening buat bahan handoutnya + map-nya. Anehnya kita ga bawa kompas dan palu bro..(makanya judulnya ane tulis jalan2 bukan filedtrip ).

kal 1

Gambar 1. Foto Citra Google Map Daerah Kalibening dan Skitarnya

Sabtu, 8 -10-2010

Kami berangkat bertiga bersama kang aan, dan kang ewen. Kita bertolak dari purbalingga jam 7.30 pagi, padahal di planing dah  direncanain jam 6 pagi, gara- gara kang aan ada acara bangun kesiangan dan ngopi-ngopi  dulu segala jadi ga eling waktu cuy..hehehe. Perjalanan kami terhenti di Banjarnegara buat mampir ke rumah ane  , dan  makan makan dulu. Sebelunya kita juga foto foto dlu di waduk mrica. Ga afdol kalo blum nampang haha

Kemudian jam 10.00 kami melanjutkan perjalanan. Dalam perjalanan kami menemui singkapan batuan diorit yang sedang ditambang warga. Selain itu kami juga menemui  batu lempung yang tersingkap pada lereng sungai di daerah gunung raja.

Medan yang kami tempuh berkelok dan naik  sehingga kami tidak terlalu ngebut. Sampai di kalibening jam 12.30. Sesuai dengan informas dari kang aan ( kalibening lover) dan kenampakan yang terlihat pada map, memang morfologi daerah kalibening merupakan sebuah depresi yang dikelilingi oleh tinggian.  Daerah tersebut dijadikan warga sekitar sebagi lahan  pertanian karena daerahnya yang subur dan relatif datar. Selain itu disini kami juga menemui adanya  batuan intrusif  berupa dike.

ww

Gambar 2. Foto Kenampakan Dike dari kejaahan Di  Desa Bedana

Berdasarkan sampel yang kami dapat, sebagian besar batuannya adalah jenis diorit dan juga batuan piroklastik. Daerah ini subbur karena tempat berkumpulnya endapan  aluvial yang berasal dari sungai yang mengalir dari lereng bukit-bukit yang mengelilingi daerah ini.

Kami juga mendapat informasi dari warga sekitar bahwa didaerah Bedana ,sebelah utara kalibening pernah terdapat rembesan minyak. Beruntung ada warga yang mau mengantarkan kami ke lokasi. Seorang warga mengatakan bahwa di daerah tersebut pada tahun 80 an pernah ada rembesan minyak. Ia menambahkan bahwa rembesan minyak itu pernah di survey oleh pihak Belanda. Sekarang rembesan minyak tersebut telah hilang dan lokasi rembesan minyak telah disulap menjadii pemukiman warga.

Kami sempat kecewa karena tidak bisa melihat rembesan minyak yang ada didaerah itu. Malamnya kami menginap dirumah kang aan.

Looh kok dirumah kang aan ?

begini ceritanya: kang aan punya keluarga di desa sirukun( sebelah timur bedana) , sebenarnya ayah dan ibu kang aan dari kalibening tulen dan aan juga lahir di kalibening.  Tapi pindah ke cirebon (tempat tingga sekarang). ooo .. gitu to.

Kekecewaan kami agak berkurang setalah kami dijamu dengan ikan bakar dan fasilitas pemandian air hangat (serasa dihotel cuy……….mantap!!!!!!!) dirumahnya.

Minggu 9-10-1-2010

Hari minggu pagi jam 7 kami langsung meluncur pulang ke purbalingga. Tapi sesampai di pertigaan jalan antara ke Dieng dan ke Banjarnegara kami memutuskan untuk MAMPIR KE DIENG ( wah.. diluar planing tu…) dengan alasan mnghapus kekecewaan (pinter bikin alasan disaat yang ga tepat…..hahahaha).  Jam 11.00 kita nyampe di Dieng (pakae acara nyasar- nyasar dulu … hehehe).

Biar bisa nampang kami pake jaket lapangan (kalo ini idenya kang aan ). Dilokasi kami giat berfoto ( nyindir mode on buat mas aan). Tapi emang pemandangan sepanjang jalan dan lokasi wisata mantep tenan………..bro.  Kami ke kawah sikidang dan hunting batu sulfur. buat oleh-oleh dirumah.

Kami sebenarnya juga berniat ke pusat sistem pengelolaan panas bumi milik geodipa tapi karena sudah agak siang kami memutuskan untuk kembali ke purbalingga.

                                                                                                 Gambar 3. peringatan bahaya di Kawah Sikidang, Dieng.

2 thoughts on ““Trip To North Banjarnegara” weleh-weleh….”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s